Harga Samsung S6 dan Spesifikasinya

Samsung merupakan salah satu produsen smartphone yang meluncurkan beragam tipe hp di berbagai kelas, baik low-end, mid-end, maupun high-end. Strategi tersebut memungkinkan mereka untuk menjangkau konsumen dari berbagai segmen berbeda. Untuk kelas mid-end, salah satu smartphone dari Samsung yang layak untuk dipertimbangkan adalah Galaxy S6. Smart phone tersebut memang bukan produk baru. S6 sudah diluncurkan ke pasaran pada tahun 2015, jadi sekarang sudah beredar selama sekitar 2 tahun. Harga Samsung S6 sekitar 5,6 juta rupiah. Tapi sayangnya, sebagian besar penjual ponsel sudah tidak memiliki stok Samsung S6 baru. Jadi jika kita cek di marketplace semacam Tokopedia, masih ada beberapa penjual yang memang memasang listing S6 dengan harga sekitar 5,6 juta rupiah. Tapi saat ditanya, pasti jawabannya stok kosong. Ada beberapa yang menjual S6 yang katanya 100% baru. Tapi menurut beberapa orang yang sudah membeli, ternyata itu barang refurbished, alias rekondisi, dan harganya pun memang jauh lebih murah, yaitu sekitar 3 juta rupiah saja. Untuk unit second, rata-rata penjual di marketplace online menawarkan dengan harga sekitar 2,6 sampai 3 juta rupiah.

Untuk ukuran smartphone yang sudah ada sejak tahun 2015, harga Samsung S6 second tergolong tinggi. Ini tentunya tidak lepas dari tingkat permintaan yang tinggi, yang tentunya merupakan efek dari kualitas Samsung S6 yang memang bagus. Untuk mengetahui lebih detil tentang ponsel pintar mid-end ini, mari kita lihat spesifikasi utamanya.

Spesifikasi Utama

Spesifikasi Samsung S6 Spektifikasi Utama
Sistem Operasi Android 5.0.2 Lollipop, bisa di-upgrade ke 7.0 Nougat
Prosesor Octa-core (4x2.1 GHz Cortex-A57 & 4x1.5 GHz Cortex-A53)
Memori 32/64/128 GB, 3 GB RAM
Display Layar sentuh kapasitif ukuran 5.1 inci tipe Super AMOLED, 16 juta warna, 1440 x 2560 piksel, (~577 ppi)
Konektivitas Wi-Fi, Wi-Fi Direct, hotspot, Bluetooth, microUSB 2.0, USB Host
Kamera Depan 5 MP, dual video call, Auto HDR
Kamera Belakang 16 MP, OIS, autofocus, LED flash
Baterai Non-removable Li-Ion 2550 mAh
Jaringan GSM / HSPA / LTE
SIM Nano-SIM
back to menu ↑

Kelebihan

Jika kita meneliti spesifikasi utama Samsung Galaxy S6, kita pasti akan langsung melihat bahwa smartphone tersebut memang benar-benar smartphone kelas mid-end. Mengingat bahwa S6 dirilis pada awal tahun 2015, prosesor octa-core dan RAM sebesar 3 GB yang dimilikinya tergolong spesial. Begitu pula dengan kamera utama 16 MP dan kamera depan 5 MP yang ada pada ponsel Android tersebut. Keduanya tergolong spesial untuk ponsel Android keluaran tahun 2015. Dengan prosesor octa-core dan RAM sebesar 3 GB, aplikasi Android yang berat sekalipun pasti dapat berjalan dengan lancar tanpa lagging atau bahkan hang. Dan tentunya, multitasking juga dapat berjalan dengan lancar, sehingga membantu untuk meningkatkan produktivitas penggunanya.

galaxy-s6_gallery_back-right-perspective_black

Dari segi desain, Samsung Galaxy S6 juga tergolong istimewa. Tidak heran jika situs resmi Samsung memamerkan desain S6 sebagai “Timeless Design” karena memang desain bodi ponsel Android ini sangat cantik, dan tentunya terbuat dari bahan metal berkualitas tinggi. Ponsel Android S6 juga tipis, bodinya hanya setebal 6.8 mm saja, sehingga nyaman dan mantap saat digenggam di tangan. Perlu dicatat bahwa untuk ukuran smart phone kelas mid-end, 6.8 mm tergolong sangat tipis. Jadi hal tersebut sudah jelas merupakan nilai plus.

Jika kita membaca spesifikasi baterai lithium-ion tipe tanam pada S6 yang kapasitasnya 2550 mAh, sekilas mungkin tidak terlihat istimewa. Tapi, sebenarnya S6 dan baterainya adalah kombinasi hebat. Kita tidak perlu mengisi baterai Galaxy S6 selama berjam-jam. Smartphone S6 mempunyai fitur Fast Charging. Hanya dengan mengisi baterai selama sekitar 10 menit saja, kita sudah bisa mendapatkan tenaga cukup besar untuk pengoperasian selama sekitar 4 jam. Ini benar-benar fitur luar biasa, dan tentunya sangat cocok bagi orang-orang sibuk, dan tidak punya waktu hanya sekedar untuk mengisi baterai hp mereka. Selain itu, ada fitur lain bernama Ultra Power Saving Mode. Ini adalah fitur untuk menghemat pemakaian tenaga baterai. Jadi bisa kita bayangkan jika kita membawa Galaxy S6 saat berpergian, kita bahkan tidak perlu membawa powerbank. Kita hanya perlu membawa chargernya saja, dan kita bisa melakukan pengisian singkat saat mampir di swalayan, cafe, atau tempat-tempat lainnya. Itupun mungkin tidak perlu dilakukan, karena baterai handphone ini sangat hemat penggunaannya.

Samsung Galaxy S6 tersedia dalam beberapa varian dengan kapasitas penyimpanan internal berbeda, yaitu 32, 64, dan 128 gigabyte. Varian dengan kapasitas besar sudah pasti harganya lebih mahal dibandingkan varian berkapasitas lebih kecil.

back to menu ↑

Kekurangan

Galaxy S6 tersedia dalam beberapa varian berkapasitas memori berbeda. Tapi, smartphone ini tidak dilengkapi dengan slot microSD. Jadi, para pengguna smartphone ini benar-benar terikat dengan kapasitas internal hp mereka. Jika ingin mendapatkan kapasitas penyimpanan lebih besar, mereka harus rela membeli varian berkapasitas penyimpanan besar, dan tentu saja harganya jauh lebih mahal. Ini sangat disayangkan. Karena, sebagian besar pengguna smartphone pasti merasa ragu jika harus mengeluarkan uang lebih banyak, hanya sekedar untuk kapasitas penyimpanan lebih besar, dan tidak ada perbedaan sama sekali dari segi kekuatan baik prosesor ataupun RAM nya.

Berbicara soal daya tahan, ponsel pintar Galaxy S6 memang sudah dilindungi dengan Corning Gorilla Glass 4. Tapi, smart phone Android ini belum mempunyai fitur tahan air dan tahan debu. Padahal, walaupun ini adalah sebuah ponsel mid-range, harganya tergolong tinggi, dan dengan harga setinggi itu banyak calon pembeli mengharapkan adanya fitur ketahanan terhadap air (water proof) serta terhadap debu (dust proof).

galaxy-s6_gallery_right-perspective_black

Jika dilihat dari sistem operasinya, Samsung S6 sedikit tertinggal, karena menggunakan Android 5.0.2 Lollipop. Tapi ini sebenarnya dulu bukan merupakan kekurangan, karena memang ponsel ini dirilis pada awal tahun 2015, dan saat itu Android 5.0.2 Lollipop sudah merupakan versi terbaru. Selain itu, ini juga bukan hal fatal, karena para pemilik Samsung S6 bisa saja meng-upgrade sistem operasi mereka ke 7.0 Nougat. Hanya saja, para pemilik S6 sebaiknya berhati-hati dan mempertimbangkan banyak hal sebelum meng-upgrade OS mereka ke 7.0 Nougat, karena banyak pengguna S6 yang kemudian mendapatkan banyak error setelah upgrade tersebut. Tapi sebenarnya ini bukan hanya permasalahan pada S6 saja. Ada banyak tipe smartphone Android lainnya yang juga justru menjadi kacau setelah sistem operasinya di-upgrade ke versi lebih baru. Menurut para pengguna yang mengalami permasalahan semacam ini, melakukan factory reset dapat menghilangkannya.

back to menu ↑

Harga Samsung S6 Baru

Saat ini sudah jarang, atau mungkin bahkan tidak ada penjual hp yang masih mempunya persediaan Samsung S6 baru. Jika anda ingin memiliki handphone Android Samsung S6, sebagai alternatifnya, mungkin anda bisa membeli Samsung S6 Edge, atau S6 Edge Plus. Untuk harga Samsung S6 Edge dengan memori internal sebesar 64 GB sekitar 5,2 juta rupiah. Sedangkan untuk S6 Edge Plus, harganya masih sangat tinggi, yaitu sekitar 7,4 juta rupiah untuk varian dengan memori internal 64 GB. Jadi walaupun masih seri S, kedua tipe tersebut berada dalam kategori high-end, bukan mid-end seperti seri S yang dirilis tahun 2015.

 Type Hp SamsungPerkiraan Harga Baru
1S8+
11,200.000
2S89,800,000
3S7 Edge7,100,000
4S76,500,000
5S6 Edge+6,800,000
6S6 Edge7,900,000
7S66,700,000
8S55,100,000
9s41,800,000
10S4 Mini1,400,000

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply